Selasa, 20 Maret 2012

UJIAN AKHIR SEMESTER AOK (TEORI)

ARSITEKTUR DAN ORGANISASI KOMPUTER
Dosen  : Nahar Mardiyantoro, M.Kom


NAMA     : UNTUNG ULUMUDIN
NIM        :     SIA201031

1.   Ekskusi Program

1)   Control  unit mengambil data 1940 di main memory dengan alamat 300 di taruh di cpu register dengan dgn pc counter berisikan alamat instruksi 300
2)  Kemudian control  unit mengambil data 0003 di main memory dengan alamat940 di taruh di accumulator dgn pc counter berisikan alamat instruksi 300.
3)   Control unit mengambil data 5941 di main memory dengan alamat 301 dan di replace di cpu register dgn pc counter berisikan alamat instruksi 301.
4)   Di accumulator data 0003 di tambah dengan data 0002 di alamat 941 sehingga jumlah data menjadi 0005 di accumulator dgn pc  counter beralamatkan instruksi  301.
5)   Kemudian data 2941 di main memory dgn alamat 302 oleh control unit akan di kirim ke cpu register pc counter berisikan alamat instruksi 302.
6)     Kemudian dari accumulator oleh control unit data 0005 di bawa ke main memory ke alamat 941 data di replace yang tadinya 0002 menjadi 0005 dengan pc counter alamat instruksi 302  

2.   Keunggulan RISC dan CISC

       a)   Keunggulan RISC:
1) One cycle execution time : satu putaran eksekusi Prosessor RISC mempunyai CPI (clock per instruction) atau waktu per Instruksi untuk setiap putaran. Hal ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan setiap instruksi pada CPU.
2)  Pipelining adalah sebuah teknik yang memungkinkan dapat melakukan eksekusi secara simultan. Sehingga proses instruksi lebih efiisien.
3) Large number of registers, Jumlah register yang sangat banyak RISC didesain dimaksudkan untuk dapat  menampung jumlah register yang sangat banyak 

       b)   Keunggulan CISC:
1)   Metode untuk meningkatkan system kinerja computer
2) Instruksi yang akan dilakukan akan dikerjakan tanpa menunggu  instruksi yang belum selesai.
3) Sangat baik untuk mengantisipasi waktu tunggu prosessor  terhadap komponen kerja lainnya.

3.   Tekhnik Hyper-Threading
Windows XP sejak service pack 1 mendukung hyper threading. Jika PC anda memiliki processor hyper threading aktifkan fungsi ini didalam bios, biasanya yang baru mendukung teknik hyper threading ini Processor pentium 4/2.4-3.4 GHz keatas. Mereka mampu “menipu” Windows seakan tersedia 2 prosesor, sehingga beberapa thread (tugas) dari sebuah program dapat dijalankan secara pararel. System ini menjadi lebih cepat sampai dengan 20%. Anda dapat merubahnya melalui bios yang terdapat dalam menu ‘advance’ dibawah ‘CPU configuration’ sebagai ‘hyper threading technology’. System hyper threading telah berhasil atau tidaknya dapat kita lihat didalam Control panel -> system -> pilih tab ‘hardware’ -> klik device manager, kemudian klik tanda plus pada tulisan ‘processor’. Disitu akan terlihat prosesor kita terdeteksi 2 oleh windows yang secara langsung akan menambah kecepatan loading PC kita sampai dengan 20%. Silahkan dicoba bagi anda yang merasa komputernya lambat dalam kinerjanya.

4.   Symetrical Multiprocessing pada Computer Cluster

Symetrical Multiprocessing melibatkan multiprosesor arsitektur perangkat keras komputer dimana dua atau lebih prosesor identik yang terhubung ke satu shared memori utama dan dikendalikan oleh contoh OS tunggal. Paling umum sistem multiprosesor saat ini menggunakan arsitektur Symetrical Multiprocessing. Dalam kasus  multi-core prosesor, arsitektur Symetrical Multiprocessing berlaku untuk core, memperlakukan mereka sebagai prosesor terpisah. Prosesor mungkin saling berhubungan menggunakan bus, switch crossbar atau on-chip jaringan mesh. Hambatan dalam skalabilitas Symetrical Multiprocessing menggunakan bus atau switch crossbar adalah konsumsi bandwidth dan kekuatan interkoneksi antara berbagai prosesor, memori, dan array disk. Arsitektur Mesh menghindari kemacetan, dan menyediakan skalabilitas hampir linier untuk jumlah prosesor jauh lebih tinggi pada pengorbanan programabilitas:
Tantangan pemrograman serius tetap dengan jenis arsitektur karena memerlukan dua mode yang berbeda dari pemrograman, satu untuk CPU sendiri dan satu untuk interkoneksi antara CPU. Sebuah bahasa pemrograman tunggal harus mampu tidak hanya partisi beban kerja, tetapi juga memahami lokalitas memori, yang parah dalam sebuah arsitektur mesh berbasis.
Sebuah sistem komputer yang menggunakan symetrical multiprocessing memungkinkan setiap prosesor untuk bekerja pada tugas apapun tidak peduli dimana data untuk itu tugas berada dalam memori, ketentuan bahwa setiap tugas dalam sistem ini tidak di eksekusi pada dua atau lebih prosesor pada saat yang sama, dengan tepat sistem operasi dukungan, sistem Symetrical Multiprocessing dapat dengan mudah memindahkan tugas antara processor untuk menyeimbangkan beban kerja secara efisien.

5.   Computer Performance Improvement
Computer Performance Improvement (Peningkatan Kinerja Komputer). Jika  komputer berjalan lambat gunakan metode yang terbukti eksklusif untuk membersihkan komputer dari spyware virus dan malware. dan menjalankan semua tugas up, defrag dan pengindeksian bersih yang sering dihilangkan dari rutinitas dijadwalkan disk perbaikan. Jika virus bermasalah telah menyerang sistem mungkin perlu ditangani di bawah Virus dan Spyware Removal layanan. Komputer harus dapat digunakan untuk memenuhi persyaratan untuk kategori ini. Dengan banyaknya software/program yang diinstall dikomputer, sering kita merasa kinerja komputer kita menjadi semakin lambat. Atau kadang kita tahunya komputer kita semakin lambat kinerjanya. Hal ini wajar apalagi dengan semakin lamanya penggunaan komputer dengan berbagai program didalamnya.
Langkah awal sebelum kita mengupgrade hardware adalah:
a)     Uninstall program yang tidak dipakai
b)     Periksa program-program yang otomatis berjalan dengan windows
c)     Defragment hardisk
d)     Mematikan service yang tidak terpakai
e)     Hindari penggunakan skin windows
f)      Matikan beberapa efek visual windows
g)     Batasi tambahan jumlah font
h)     Hapus icon di desktop yang tidak penting
i)       Scan komputer dari Virus, Spyware, trojan dan sejenisnya
j)      Gunakan alternatif software yang lebih ringan
k)     Menggunakan Software TuneUp, defragment dan sejenisnya.
l)       Upgrade hardware
m)   Install Ulang

Setelah semua tindakan di atas tidak membawakan hasil alias kurang memuaskan alangkah baiknya kita mengugrade hardware di antaranya:
        a)   Mengupgrade prosessor yang mempunyai kecepatan tinggi
        b)   Mengupgrade ram dengan kapasitas lebih besar untuk pengolahan datanya.
        c)   mengupgrade VGA dengan spek yang lebih tinggi.
        d)   Mengupgrade memory storage/hardisk.

0 komentar:

Posting Komentar